
Daftar isi
- Persiapan sebelum memakai pashmina
- Langkah dasar memakai pashmina simple
- 5 gaya pashmina simple untuk sehari-hari
- Menyesuaikan pashmina dengan bentuk wajah
- Gaya pashmina untuk berbagai kegiatan
- Kesalahan umum saat memakai pashmina
- Latihan 7 hari untuk pemula
- Merawat pashmina agar tetap rapi
- Pertanyaan yang sering muncul
- Satu saran terakhir
Cara memakai pashmina simple untuk sehari-hari adalah memasang ciput terlebih dahulu, meletakkan pashmina di kepala dengan satu sisi lebih panjang, menyematkan jarum di bawah dagu, lalu melilitkan sisi yang panjang ke belakang kepala dan menjatuhkannya ke depan untuk menutup dada. Gaya ini cukup memakai dua jarum dan selesai dalam beberapa menit. Kalau ingin tanpa jarum sama sekali, gunakan pashmina berbahan jersey.
Pashmina terlihat sederhana, tapi bagi pemula sering terasa sulit: kainnya licin, hasilnya miring, atau dada tidak tertutup. Panduan ini membahas langkah dasar, lima gaya simple, pilihan bahan, dan kesalahan yang sering terjadi, supaya kamu bisa tampil rapi tanpa harus menghabiskan waktu lama di depan cermin.
Persiapan sebelum memakai pashmina
Hasil akhir pashmina sangat ditentukan oleh persiapan. Siapkan tiga hal ini.
Ciput atau inner yang tepat
Ciput membuat pashmina tidak licin dan rambut tidak terlihat. Orami menyarankan memakai ciput ninja atau ciput rajut yang menutup seluruh kepala, karena teksturnya membantu pashmina tetap di tempatnya. Pilih ciput yang tidak menekan dahi agar tidak pusing setelah dipakai seharian. Pembahasan lengkapnya ada di panduan inner hijab dan ciput.
Jarum dan bros
Siapkan dua jarum pentul atau peniti kecil, dan bros bila ingin sentuhan dekoratif. Jarum dengan kepala yang tidak tajam lebih aman dipakai sehari-hari.
Pashmina dengan bahan yang sesuai gaya
Bahan menentukan apakah pashmina bisa dibentuk dengan mudah atau tidak. Ini ringkasan dari Orami:
| Gaya | Bahan yang disarankan |
|---|---|
| Syar’i, menutup dada | Sifon ringan, sifon ceruti, atau diamond italiano |
| Tanpa jarum dan gaya meleyot | Jersey atau airflow yang melar dan menempel |
| Dipadukan dengan topi bucket | Sifon ringan agar tidak menambah volume di kepala |
| Acara formal | Hindari bahan yang licin dan mudah melorot |
Karakter bahan lain seperti voal dan paris dibahas di jenis bahan hijab.
Langkah dasar memakai pashmina simple
Langkah ini adalah fondasi dari hampir semua gaya pashmina. Kuasai ini dulu, baru coba variasi.
- Pakai ciput dan rapikan rambut agar tidak ada yang keluar di dahi atau tengkuk.
- Letakkan pashmina di kepala dengan satu sisi lebih panjang dari sisi lainnya. Untuk pemula, perbandingan kira-kira sepertiga dan dua pertiga cukup mudah diatur.
- Atur bagian dahi agar ujung kain sejajar dan simetris di wajah.
- Sematkan jarum pertama di bawah dagu, menyatukan kedua sisi kain agar leher tertutup.
- Ambil sisi yang lebih panjang, lilitkan ke belakang kepala, lalu bawa kembali ke depan.
- Sematkan jarum kedua di sisi kepala atau di bagian belakang agar lilitan tidak lepas.
- Jatuhkan sisa kain ke depan dan atur agar menutup dada dengan rapi.
- Rapikan bagian wajah dengan menarik sedikit kain di dahi supaya tidak ada lipatan yang mengganggu.
Orami juga menyarankan, untuk gaya syar’i, menyematkan pashmina di bawah dagu, merapikan bagian belakang, lalu mengatur bagian depan agar menutup dada tanpa menumpuk di leher.
5 gaya pashmina simple untuk sehari-hari
Kelima gaya ini dirangkum dari tutorial Orami dan disesuaikan untuk pemakaian harian.
1. Pashmina setengah lilit (half tail)
Lilitkan bagian yang panjang ke belakang kepala, lalu biarkan sisanya jatuh di satu sisi. Sisi yang lebih panjang menutup dada. Gaya ini rapi untuk kantor dan kuliah.
Tingkat kesulitan: mudah.
2. Pashmina ikat
Letakkan pashmina di kepala dengan panjang yang sama di kedua sisi. Bawa kedua ujung ke belakang, lalu ikat dengan simpul yang tidak terlalu kencang. Gaya ini tidak memerlukan jarum, cocok untuk aktivitas santai. Perhatikan bahwa gaya ini kurang menutup dada, jadi padukan dengan atasan longgar.
Tingkat kesulitan: mudah.
3. Pashmina tanpa jarum
Gunakan pashmina jersey dengan kedua ujung sama panjang. Sampirkan ke bahu, silangkan satu sisi ke belakang leher, lalu bawa mengelilingi kepala dan tarik bagian depan menutup dada. Bahan jersey yang “menggigit” membuat gaya ini tetap rapi tanpa jarum.
Tingkat kesulitan: sedang, perlu latihan beberapa kali.
4. Pashmina diselipkan (tucked)
Pasang ciput, lalu ikat pashmina dengan rapi di belakang. Orami menyebut gaya ini kurang menutup dada, sehingga cocok dipadukan dengan atasan longgar atau outer. Gaya ini praktis untuk aktivitas yang banyak bergerak.
Tingkat kesulitan: mudah.
5. Pashmina syar’i menutup dada
Gunakan pashmina panjang berbahan sifon atau ceruti. Sematkan di bawah dagu, lilitkan satu sisi ke belakang, lalu biarkan kedua sisi menjuntai di depan dan menutup dada dengan sempurna. Cocok untuk pengajian, acara keluarga, dan kondangan. Untuk inspirasi busana kondangan, lihat rekomendasi gamis kondangan simple tapi tetap elegan.
Tingkat kesulitan: sedang.
Menyesuaikan pashmina dengan bentuk wajah
Gaya yang sama bisa terlihat berbeda di setiap wajah. Beberapa prinsip umum:
- Wajah bulat: buat sedikit volume di bagian atas kepala dan hindari kain yang terlalu menempel di pipi. Pembahasan lengkapnya ada di hijab untuk wajah bulat.
- Wajah panjang: biarkan sedikit kain jatuh di sisi wajah agar wajah terlihat lebih seimbang.
- Wajah oval: hampir semua gaya cocok, tinggal pilih yang paling nyaman.
Warna juga berpengaruh. Kalau bingung memilih warna pashmina, coba panduan warna hijab untuk kulit sawo matang.
Gaya pashmina untuk berbagai kegiatan
Tidak semua gaya cocok untuk setiap acara. Gunakan tabel ini sebagai panduan cepat saat memilih.
| Kegiatan | Gaya yang disarankan | Bahan yang nyaman | Catatan |
|---|---|---|---|
| Kuliah atau sekolah | Setengah lilit, tanpa jarum | Jersey, airflow | Praktis dan cepat dirapikan di sela kelas |
| Kerja kantor | Setengah lilit, syar’i | Sifon, ceruti, diamond | Pilih warna netral agar mudah dipadukan |
| Pengajian | Syar’i menutup dada | Sifon, ceruti | Pastikan bagian depan menutup dada dengan longgar |
| Kondangan | Syar’i dengan bros | Sifon atau bahan jatuh yang tidak licin | Bros kecil memberi kesan rapi tanpa berlebihan |
| Jalan santai atau belanja | Ikat atau diselipkan | Jersey | Padukan dengan atasan longgar atau outer |
| Perjalanan jauh | Tanpa jarum | Jersey, airflow | Tidak repot membawa jarum dan mudah dipakai ulang |
Memilih panjang pashmina
Panjang pashmina sangat beragam antar produk. Sebelum membeli, perhatikan ukuran panjang dan lebar di deskripsi produk:
- Pashmina yang lebih panjang memudahkan gaya syar’i yang menutup dada dengan sempurna.
- Pashmina yang lebih pendek lebih praktis untuk gaya ikat, diselipkan, dan aktivitas yang banyak bergerak.
- Lebar kain menentukan seberapa penuh bagian kepala dan dada tertutup. Kain yang terlalu sempit sulit menutup dada.
Kalau kamu sudah punya satu pashmina yang nyaman, ukur panjang dan lebarnya, lalu jadikan patokan saat belanja online berikutnya.
Kesalahan umum saat memakai pashmina
| Kesalahan | Akibat | Solusi |
|---|---|---|
| Tidak memakai ciput | Pashmina licin dan mudah bergeser | Pakai ciput ninja atau rajut |
| Bahan terlalu licin untuk gaya yang dipilih | Lilitan cepat lepas | Pilih jersey untuk tanpa jarum, sifon untuk syar’i |
| Jarum terlalu banyak | Kepala terasa berat, kain berlubang | Cukup dua jarum di titik yang tepat |
| Kain menumpuk di leher | Terlihat tebal dan gerah | Rapikan lilitan dan tarik kain ke depan dada |
| Panjang sisi tidak diatur dari awal | Hasil miring | Tentukan sisi panjang sebelum menyematkan jarum |
| Pashmina tidak disetrika | Terlihat kusut | Setrika suhu rendah atau gunakan setrika uap |
Latihan 7 hari untuk pemula
Kalau kamu baru mulai, latihan bertahap membuat tanganmu cepat hafal gerakannya:
- Hari 1–2: latih langkah dasar dengan pashmina jersey di depan cermin, tanpa terburu-buru.
- Hari 3: coba gaya setengah lilit untuk aktivitas di rumah.
- Hari 4: coba gaya tanpa jarum dan perhatikan bagian mana yang sering lepas.
- Hari 5: pakai salah satu gaya untuk keluar rumah sebentar.
- Hari 6: coba pashmina sifon dengan dua jarum untuk gaya syar’i.
- Hari 7: pilih satu gaya favorit dan catat waktu yang kamu butuhkan. Biasanya waktunya terus berkurang seiring latihan.
Merawat pashmina agar tetap rapi
- Cuci dengan tangan atau mode lembut, terutama untuk sifon dan ceruti.
- Jangan memeras terlalu kuat agar serat tidak rusak.
- Jemur di tempat teduh dan setrika dengan suhu rendah.
- Simpan dengan cara digantung atau digulung, bukan dilipat kecil, agar tidak meninggalkan bekas lipatan.
Panduan perawatan lain ada di cara merawat gamis dan hijab.
Pertanyaan yang sering muncul
Pashmina bahan apa yang paling mudah untuk pemula?
Jersey atau airflow paling mudah karena tidak licin dan bisa dipakai tanpa jarum. Setelah terbiasa, baru coba sifon atau ceruti.
Berapa jarum yang dibutuhkan untuk pashmina simple?
Umumnya cukup dua: satu di bawah dagu dan satu di sisi atau belakang kepala. Gaya ikat dan tanpa jarum tidak membutuhkan jarum sama sekali.
Bagaimana agar pashmina menutup dada?
Pilih pashmina yang cukup panjang dan jatuhkan sisi yang lebih panjang ke depan. Gaya syar’i dan setengah lilit paling mudah menutup dada.
Kenapa pashmina saya selalu miring?
Biasanya karena panjang kedua sisi tidak diatur sejak awal. Tentukan sisi panjang dan pendek sebelum menyematkan jarum pertama.
Satu saran terakhir
Kunci memakai pashmina adalah latihan dengan satu gaya dulu sampai lancar. Mulailah dari setengah lilit atau tanpa jarum dengan pashmina jersey, lalu tambah variasi seiring waktu. Lihat pilihan pashmina dan hijab lainnya di kategori Hijab & Khimar.