السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
← Semua artikelHijab & Khimar

Warna Hijab untuk Kulit Sawo Matang dan Cara Tes Undertone

Warna Hijab untuk Kulit Sawo Matang dan Cara Tes Undertone
Daftar isi
  1. Mengenali undertone sebelum memilih warna
  2. Warna yang biasanya aman untuk sawo matang
  3. Warna yang perlu hati-hati, dan cara menyiasatinya
  4. Contoh paduan yang bisa langsung ditiru
  5. Menyesuaikan warna dengan acara
  6. Membangun lemari hijab dari lima warna dasar
  7. Kalau wajah terlihat kusam saat memakai warna favorit
  8. Memeriksa warna di cahaya yang tepat
  9. Kesalahan yang sering terjadi saat memilih warna hijab
  10. Bahan ikut mengubah tampilan warna
  11. Pertanyaan yang sering muncul
  12. Cara memastikan sebelum belanja

Kulit sawo matang cocok dengan banyak warna, tapi pilihan paling aman adalah hijau olive, maroon, navy, terracotta, cokelat mocha yang pekat, dan krem hangat. Warna yang perlu hati-hati adalah yang terlalu dekat dengan warna kulit, seperti nude pucat atau cokelat muda, karena sering membuat wajah terlihat kusam.

Supaya tidak menebak-nebak, cek dulu undertone kulitmu. Undertone inilah yang menentukan apakah warna yang sama terlihat segar atau malah membuat wajahmu terlihat lelah.

Mengenali undertone sebelum memilih warna

Undertone adalah rona dasar di bawah permukaan kulit. Klikdokter menjelaskan bahwa undertone berbeda dengan warna kulit, jadi orang berkulit gelap bisa saja berundertone dingin, dan orang berkulit terang bisa berundertone hangat. Undertone biasanya dibagi tiga, yaitu hangat yang cenderung kekuningan atau keemasan, dingin yang cenderung kemerahan atau kebiruan, dan netral yang kira-kira mirip warna kulit aslinya.

Ada beberapa cara mengujinya di rumah, dan sebaiknya kamu mencoba lebih dari satu karena hasilnya hanya perkiraan. Cara pertama, lihat urat di pergelangan tangan di bawah cahaya siang. Kalau cenderung kehijauan, undertone-mu condong hangat. Kalau kebiruan atau keunguan, condong dingin. Kalau sulit dibedakan, kemungkinan netral. Halodoc membahas cara ini beserta beberapa cara lain.

Cara kedua, perhatikan perhiasan. Kalau emas kuning terlihat lebih menyatu dengan kulitmu, kemungkinan hangat. Kalau perak yang lebih cocok, kemungkinan dingin. Kalau keduanya sama-sama bagus, kemungkinan netral. Cara ketiga, dekatkan selembar kertas putih bersih ke wajah di dekat jendela. Kalau kulitmu tampak lebih kekuningan, condong hangat, dan kalau tampak kemerahan muda, condong dingin.

Jangan menyimpulkan hanya dari warna kulit atau dari satu tes saja. Kalau hasilnya masih campur-campur, anggap saja kamu netral, dan kamu punya pilihan warna yang lebih luas.

Warna yang biasanya aman untuk sawo matang

Kalau undertone-mu hangat, hijau olive, terracotta, mocha, mustard tua, dan krem hangat biasanya membuat wajah terlihat hidup dan natural. Kalau dingin, navy, maroon, abu-abu, lilac, dan dusty rose cenderung membuat wajah terlihat bersih dan tegas. Kalau netral, hampir semuanya bisa, termasuk hitam, emerald, dan coral.

Dari semua pilihan itu, ada tiga warna yang nyaris selalu aman untuk sawo matang. Navy lebih lembut daripada hitam, tapi tetap memberi kontras yang membuat wajah terlihat tegas. Hijau olive atau emerald cocok dengan rona hangat kulit dan memberi kesan berkelas. Maroon tidak terlalu gelap dan tidak terlalu terang, serta mudah dipadukan dengan baju netral.

Hitam juga aman. Hanya saja di beberapa wajah, hitam terasa terlalu berat. Kalau kamu merasakan itu, selingi dengan navy atau maroon yang lebih lembut.

Warna yang perlu hati-hati, dan cara menyiasatinya

Nude atau beige pucat yang terlalu dekat dengan warna kulit bisa membuat wajah terlihat pudar. Kalau kamu tetap menyukainya, pakai inner hijab yang sedikit lebih gelap, atau pilih nude yang punya sedikit rona peach atau cokelat hangat.

Pastel yang sangat muda seperti baby blue atau mint pucat kadang membuat wajah terlihat lebih gelap karena kontrasnya terlalu tajam. Pilih yang agak pekat, misalnya sage atau dusty blue. Warna neon biasanya terlalu ramai di wajah, kecuali kamu memang suka tampil beda.

Kalau kamu sudah terlanjur membeli hijab dengan warna yang kurang cocok, jangan langsung dibuang. Pakai dengan lipatan di bawah dagu, atau padukan dengan baju yang warnanya lebih menonjol supaya perhatian orang tidak jatuh pada wajah. Warna ciput juga ikut memengaruhi, dan kami bahas di panduan inner hijab dan ciput.

Contoh paduan yang bisa langsung ditiru

Kalau masih bingung memadukan, beberapa kombinasi ini hampir tidak pernah salah. Hijab olive dengan gamis krem memberi tampilan tenang dan natural, cocok untuk ke kantor atau pengajian. Hijab maroon dengan gamis abu tua terlihat berkelas untuk acara sore atau malam. Hijab terracotta dengan gamis putih tulang terasa hangat dan segar, enak untuk foto di luar ruangan. Hijab navy dengan gamis dusty rose memberi kontras lembut yang membuat wajah terlihat bersih.

Kalau belum yakin, mulai dari satu hijab polos berwarna olive atau navy. Dua warna itu paling gampang dipadukan dengan isi lemari yang sudah ada.

Sebagai pegangan umum, hijab yang sedikit lebih terang atau lebih hidup daripada baju akan mengangkat wajah. Kalau ingin tampilan yang tenang, pilih hijab dan baju dalam satu keluarga warna yang sama. Untuk tampilan yang lebih ceria, cukup satu warna hidup saja, jangan dua.

Menyesuaikan warna dengan acara

Warna yang tepat juga bergantung pada kapan dan di mana kamu memakainya. Untuk kerja atau kuliah, warna yang tenang seperti navy, olive, atau abu tua memberi kesan rapi dan mudah dipadukan. Untuk kondangan, maroon, emerald, atau terracotta memberi kesan lebih meriah tanpa berlebihan. Untuk acara santai bersama keluarga atau teman, kamu bisa lebih berani dengan coral atau mustard, selama warnanya pekat. Dan untuk foto, pilih warna yang punya kontras dengan latar belakangnya. Hijab olive di depan dinding hijau tua akan tenggelam, tapi di depan dinding krem akan terlihat jelas.

Kalau kamu sedang mencari warna untuk Lebaran, panduan memilih gamis Lebaran bisa membantu mencocokkan warna hijab dengan palet baju yang kamu pilih.

Membangun lemari hijab dari lima warna dasar

Kalau kamu baru mulai merapikan isi lemari, tidak perlu membeli banyak warna sekaligus. Lima hijab polos sudah cukup untuk hampir semua kebutuhan, yaitu satu navy, satu olive, satu maroon, satu terracotta atau mocha, dan satu krem hangat. Kelimanya aman untuk sawo matang, mudah dipadukan dengan baju netral, dan bisa dipakai bergantian sepanjang minggu tanpa terlihat membosankan. Setelah itu, baru tambahkan satu atau dua warna yang lebih berani, supaya kamu bisa membandingkan mana yang benar-benar cocok.

Belilah satu per satu dan pakai dulu beberapa kali sebelum menambah warna lain. Dengan begitu kamu tahu pasti bagaimana warna itu terlihat di wajahmu pada pagi hari, siang hari, dan di bawah lampu malam.

Kalau wajah terlihat kusam saat memakai warna favorit

Kadang kamu sangat menyukai sebuah warna tapi wajah terlihat lelah saat memakainya. Sebelum membuangnya, ada beberapa siasat sederhana. Pertama, geser warnanya ke versi yang lebih pekat, bukan yang lebih pucat. Kedua, ubah bagian yang paling dekat dengan wajah. Lipatan hijab di sekitar pipi dan dagu paling menentukan, jadi kalau warna favoritmu terlalu pucat, tutupi bagian itu dengan lapisan yang lebih gelap atau pakai ciput berwarna lebih hangat.

Ketiga, tambahkan sedikit warna di wajah. Bibir atau pipi dengan warna yang selaras akan membuat hijab pucat tidak terlalu menenggelamkan wajahmu. Kamu tidak perlu riasan tebal, cukup warna ringan yang membuat wajah terlihat lebih hidup. Dan keempat, jangan memaksa. Kalau setelah dicoba beberapa kali warna itu tetap membuatmu tidak nyaman, simpan untuk dipakai dalam situasi tertentu, misalnya di rumah atau di acara santai.

Memeriksa warna di cahaya yang tepat

Cermin kamar mandi dengan lampu kuning sering menipu. Warna hijab akan terlihat jauh lebih hangat daripada aslinya. Kalau mau mencoba hijab baru, lakukan di dekat jendela pada siang hari, atau di teras yang terang tapi tidak langsung terkena sinar matahari. Setelah itu foto dengan kamera depan HP tanpa filter, lalu bandingkan dengan hijab lain yang sudah kamu punya. Cara sederhana ini sering lebih jujur daripada pendapat siapa pun, termasuk pendapat penjual.

Kesalahan yang sering terjadi saat memilih warna hijab

Kesalahan pertama adalah mengikuti tren warna tanpa mengujinya di wajah sendiri. Warna yang sedang ramai belum tentu cocok untuk sawo matang. Kesalahan kedua adalah membeli banyak warna sekaligus dari satu foto produk, padahal foto bisa terlihat lebih terang atau lebih pucat dari aslinya. Kesalahan ketiga adalah hanya melihat hijab di tangan, bukan di wajah. Hijab yang cantik di gantungan bisa terlihat biasa saja saat dipakai. Dan kesalahan keempat adalah lupa memperhitungkan isi lemari. Hijab yang cantik tapi bertabrakan dengan hampir semua gamis yang kamu punya hanya akan jadi pajangan.

Bahan ikut mengubah tampilan warna

Warna yang sama bisa terlihat berbeda tergantung bahannya. Satin mengkilap memantulkan cahaya dan membuat warna terlihat lebih tajam, sementara voal atau katun yang matte terlihat lebih lembut. Untuk wajah yang ingin terlihat tenang, bahan matte biasanya lebih aman. Penjelasan lebih lengkap tentang karakter bahan ada di artikel jenis bahan hijab.

Soal belanja online, foto produk sering berbeda dari aslinya karena pencahayaan dan editan. Kalau ragu, baca ulasan yang menyertakan foto dari pembeli, dan cari nama warna yang spesifik seperti olive atau terracotta, bukan hanya cokelat atau hijau.

Kalau kamu juga masih mencari model hijab yang cocok untuk bentuk wajahmu, ada panduan hijab untuk wajah bulat yang bisa dibaca.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah sawo matang harus menghindari warna cerah?

Tidak. Hijau emerald, coral, dan peach justru bisa terlihat segar. Kuncinya memilih yang pekat, bukan yang pucat.

Apakah hijab hitam membuat wajah terlihat lebih gelap?

Kadang, tergantung wajahmu. Kalau terasa berat, selang-seling dengan navy atau maroon yang lebih lembut.

Perlu inner dengan warna tertentu?

Pilih yang menyatu dengan warna kulit atau sedikit lebih gelap dari hijabmu. Garis inner yang terlalu kontras bisa terlihat di dahi.

Cara memastikan sebelum belanja

Minta foto asli warna dari penjual atau lihat foto ulasan, lalu cocokkan dengan tes undertone di atas. Beli satu warna dulu, pakai ke luar rumah di cahaya siang, dan tambah warna lain kalau kamu masih nyaman setelah beberapa kali pakai.

Semua pilihan hijab bisa kamu lihat di kategori Hijab dan Khimar.

Rekomendasi terkait

Tautan belanja bisa berupa tautan afiliasi. Cek ulang harga dan ketersediaan di marketplace sebelum membeli.

Contoh
Hijab & Khimar

Hijab Voal Segi Empat Premium

Ringan dan mudah dibentukRp 59.000Lihat Hijab & Khimar

Mau dapat kabar artikel dan rekomendasi baru?

Gabung daftar broadcast WhatsApp MuslimahGrosir. Kami kirim info artikel baru, rekomendasi pilihan, dan pengingat ibadah. Bisa berhenti kapan saja.

Gabung via WhatsApp

Masih bingung memilih?

Ceritakan kebutuhanmu, nanti kami bantu arahkan.

Tanya via WhatsApp